Monday, October 03, 2022
Login

Site Search

PRODUK KAMI

Gula Semut saat ini menjadi andalan produk dari kelapa, dengan memanfaatkan Nira kelapa atau Gula kelapa, kemudian diproses menjadi Gula Semut, produk ini menjadi rebutan banyak produsen produk minuman, terbilang produk2 minuman jahe, kopi instan, hampir kebanyakan menggunakan gula semut sebagai bahan gulanya.

Kenapa Gula semut atau Brown Sugar ini menjadi pilihan utama untuk produk minuman kemasan sekarang, antara lain karena kelebihannya. antara lain :

  1. Bentuknya kristal dan mudah terlarut.
  2. Gula semut dapat ditambahkan berbagai macam flavoring agent alami diantaranya jahe, kencur, temulawak sehingga dapat digunakan sebagai bahan minuman alami.
  3. Nilai ekonomisnya lebih tinggi dan memiliki aroma yang khas.
  4. Gula semut memiliki umur simpan yang lebih panjang (dengan kadar air 2-3% dengan pengemasan yang tertutup rapat).

Produk nira kelapa dunia terus berkembang dan bertumbuh. Produknya terdiri dari nira segar, gula, jagery, cuka, madu, sirup. Dengan kadar glikemik rendah dibawah 35 merupakan kunci untuk meningkatkan pasar produk ini

Indonesia merupakan eksportir terbesar gula kelapa. Ekspor gula kelapa Indonesia semakin meningkat, tahun 2012 14.095 ton dengan nilai USD18,402 juta sedang tahun 2018 35.578 ton dengan nilai USD 52,521 juta. Negara tujuan ekspor adalah Amerika Serikat 68%, Belanda 7%, Korea Selatan 5%, Malaysia 4%, Australia 3%, Singapura 3% dan negara lainnya 11%.

Salah satu sentra gula kepala di Indonesia baik untuk ekspor maupun pasar dalam negeri adalah Kabupaten Kulon Progo ,  Jawa Tengah. Luas lahan kelapa deres 5.111,49 ha, dengan jumlah pohon kelapa 638.936 pokok. Jumlah penderes 27.832 orang, tersebar di 23 kecamatan, rata-rata 22 pohon/orang/hari. Kapasitas produksi gula 154,8 ton/hari, produksi 2019 54.985,38 ton (75% gula cetak, 25% gula semut kristal/organik). Di dalam negeri penyerap utama gula merah adalah pabrik kecap.

Untuk menghasilkan 1 kg gula kelapa dibutuhkan nira dari 3-4 pohon/hari. Produksi nira perpohon 1,5-2 liter/hari. Kedepan untuk menunjang industri ini Pemkab Banyumas melakukan peremajaan kelapa tua dengan kelapa genjah yang berbatang pendek dan tidak cepat tinggi untuk mengurangi risiko kecelakaan jatuh dari pohon; cepat disadap/dideres (3-4 tahun sudah bisa dideres); pelepah daun tidak mudah patah dan produksi nira dan kadar gula tinggi (minimal 3-4 liter/pohon/hari).

 

FOTO PRODUK

Translate

idarzh-CNenfr

NPWP PT. Tunggaljayagula

TDP PT. Tunggaljayagula

SIUP PT. Tunggaljayagula

We Accept

Flag Counter

Download Proposal

WE ACCEPT

 

AVAILABLE ON

 

TERDAFTAR DAN DIAWASI